PC GAMES

PC GAMES
free cheat code games
Showing posts with label Pernikahan. Show all posts
Showing posts with label Pernikahan. Show all posts

Friday, March 23, 2012

5 Cara Tepat Membicarakan Masalah Pernikahan

Jakarta - Masalah akan selalu ada dalam sebuah pernikahan. Mulai dari masalah keuangan, kebiasaan buruk, seksual, anak atau masalah yang bersifat pribadi. Tak semua pasangan siap dan mau membiacarakan masalah karena merasa cemas atau malu.

Dalam hal ini, Anda dituntut harus lebih kreatif dan terbuka ketika akan menyelesaikan masalah. Simak 5 cara membicarakan masalah pernikahan yang tepat, seperti dikutip dari ehow.

1. Sebelum berbicara kepada pasangan mengenai masalah pernikahan. Anda bisa terlebih dulu menemui orang yang Anda percaya, hormati dan bijaksana untuk menumpahkan segala isi hati dan melihat maalah dari berbagai sudut pandang. Anda bisa menemui konselor pernikahan, ustad, pendeta, orang tua atau tema terdekat. Pastikan Anda merasa nyaman saat berbicara mengenai masalah Anda.

2. Jelaskan masalah pada pasangan serasional mungkin. Hindari menyalahkan pasangan Anda, apalagi menggunakan kata-kata kasar. Ingat kembali tujuan Anda adalah untuk menyelesaikan masalah, bukan justru memperkeruhnya.

3. Fokus pada satu masalah. Meskipun Anda merasa memiliki banyak masalah dalam pernikahan, cobalah untuk fokus pada atu masalah saja saat sedang berbicara dengan pasangan. Ini mencegah terjadinya kewalahan dan kurangnya fokus pada cara mengatasinya. Selain itu, membahas berbagai masalah dalam satu waktu, hanya akan membuat Anda dan pasangan semakin tertekan.

4. Sesekali mendengarkan pendapat orang lain bukanlah hal yang salah. Terkadang perspektif luar dapat memecah hambatan komunikasi dalam pernikahan. Tak hanya itu, pendapat orang lain seringkali menjadi solusi yang tidak Anda pikirkan dan bisa dipertimbangkan.

5. Siapkan diri Anda untuk berubah. Satu-satunya yang dapat mengontrol pernikahan Anda, adalah diri Anda sendiri. Jangan hanya meminta pasangan untuk berubah, tapi cobalah introspeksi bahwa Anda pun perlu perubahan. Sangat penting untuk mengubah diri sendiri, sebelum mengubah orang lain.

(eya/eny)


berita unik

Monday, March 19, 2012

4 Langkah Mudah Atasi Stres Dalam Pernikahan

Jakarta - Banyak orang bilang kalau pernikahan bahagia hanya pada tahun-tahun awal setelah menikah. Namun seiring berjalannya waktu, pekerjaan dan anak kerap kali seringkali menjadi pemicu stres.

"Stres akan mengakibatkan Anda berdua menjadi tidak sabar dan mempertahankan ego masing-masing sehingga sulit memecahkan masalah yang harusnya tidak rumit,” papar Catherine Cohan, P.hD, seorang psikolog di Penn State University, seperti yang dilansir dari Women’s Day. Maka dari itu, ada empat hal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan stres dalam kehidupan ketika menikah. Apa saja?

1. Berempati
Coba Anda rasakan perasaan pasangan. Dengarkan masalah dan keinginan sang suami. Kendalikan diri, serta mengajak pasangan berdiskusi dengan tenang. Keluarkan semua rasa kasih sayang Anda, jangan menuruti ego yang sedang memuncak. "Bantu menenangkan perasaannya dan tidak mengajaknya berdebat. Biarkan suami merasa lebih rileks di samping Anda," tutur Leslie Campis, P.hD, seorang psikolog klinis.

2. Tunjukan Pada Suami Bahwa Anda Mendengar Keluhannya
Jauhkan smartphone dan remote TV ketika pasangan sedang berkeluh-kesah. Fokus dengan apa yang dikatakannya, kalau perlu,
perjelas lagi inti pembicaraan pasangan. Kemudian, pikirkan solusi terbaik atau memberikan saran agar suami lebih tenang. Dengan begitu, pasangan akan merasa dihormati, dihargai, dan dicintai oleh Anda.

3. Menyelesaikan Masalah Bersama-sama
Jika suami sedang menghadapi masalah yang membuatnya stres, coba Anda pelajari perlahan-lahan inti permasalahannya. Daripada hanya duduk manis menunggu suami menyelesaikan masalah tersebut, lebih baik Anda juga mengambil sikap.

Ajak suami untuk memecahkan masalah bersama-sama. Menurut Cheryl Gore-Felton, P.hD, seorang professor klinis dan psikolog di Stanford School of Medicine, "katakanlah pada pasangan, 'Ayo kita selesaikan masalah itu bersama-sama!' daripada hanya mendengarkannya saja".

4. Berikan Sentuhan
Stres atau penat yang dialami dalam rumah tangga mungkin tidak dapat hilang begitu saja, hanya sekedar saling cerita dan mendengarkan. Anda bisa luapkan rasa itu dengan memeluk atau menggandengnya ketika berada di tempat umum.

Hal ini dapat membuat perasaan lebih damai dan dicintai. Tidak hanya Anda, pasangan pun pasti juga merasakannya. "Berkomunikasi dengan saling menyentuh dapat mengurangi stres," ujar dokter Gore-Felton. Ketika sedang berjauhan, kirim email ke pasangan supaya bisa menumbuhkan rasa getaran yang membuat hubungan pernikahan semakin harmonis.

(eya/eny)


berita unik

3 Aturan untuk Miliki Pernikahan Langgeng & Bahagia

Jakarta - Perceraian belakangan ini semakin marak terjadi. Anda tentu tak mau hal serupa menimpa pernikahan Anda. Jadi coba terapkan tiga hal ini untuk mendapatkan pernikahan yang langgeng dan bahagia.

Psikolog asal Amerika Serikat, Dr. Susan Orenstein memberikan tiga aturan berikut ini berdasarkan pengalamannya menangani berbagai kliennya yang pernikahannya hampir berakhir cerai. Psikolog lulusan Tempel University ini membantu mereka untuk kembali bersatu dengan menyarankan mereka melakukan tiga hal di bawah ini, seperti dipaparkannya pada Your Tango:

1. Jangan Lupakan Hal-hal Kecil
Sama seperti olahraga, kehidupan percintaan juga memiliki sifat bertahap. Anda mungkin bisa saja tidak punya waktu untuk berolahraga selama satu jam setiap harinya. Tapi kalau Anda melakukannya, setidaknya selama 15 menit di pagi hari dan 20 menit di siang hari, hasilnya tentu akan sepadan dengan olahraga satu jam.

Percintaan pun demikian, bangun kemesraan dengan pasangan meski hanya sebentar saja setiap harinya. Meskipun dilakukan sebentar, asalkan sering, cara tersebut bisa semakin menumbuhkan cinta di antara Anda dan pasangan.

Dr. Susan menjelaskan lagi, Anda bisa saja tidak punya waktu untuk melakukan liburan romantis bersama suami. Tapi Anda dan pasangan bisa saling menunjukkan perasaan cinta itu dalam kehidupan sehari-hari, melalui hal-hal kecil. Misalnya ketika pasangan menelepon, coba hentikan dulu apapun yang tengah Anda lakukan. Kalau memang Anda tidak sedang sangat sibuk, sempatkan untuk bertanya padanya soal hari yang baru saja dilaluinya. Menunjukkan perhatian ini sangat berarti bagi pasangan.

Di malam hari, Anda dan pasangan bisa saling mengobrol sebentar. Obrolan tersebut mungkin seputar update keseharian, anak, atau berita yang tengah hangat dibicarakan.

2. Waspadai Facebook atau Situs Jejaring Sosial Lain
Anda perlu mewaspadai dampak buruk Facebook terhadap hubungan pernikahan. Sudah bukan rahasia lagi kalau situs jejaring sosial itu bisa jadi salah satu penyebab retaknya rumah tangga.

Dr. Susan mengatakan ada beberapa aktivitas Anda yang nantinya justru dapat menjadi bumerang untuk Anda sendiri. Misalnya adalah berhubungan baik lagi dengan mantan kekasih. Kalau hubungan cinta Anda dengan si mantan dulu kandas secara baik-baik, bukan tidak mungkin benih asmara itu bisa tumbuh lagi.

Berikut artikel di wolipop soal bagaimana efek Facebook pada pernikahan. 3 Aktivitas di Facebook yang Buat Pasangan Cerai dan 5 Hal di Facebook yang Buat Suami-Istri Bertengkar.

3. Jadilah Seperti Anjing Peliharaan
Perhatikan bagaimana perilaku anjing peliharaan, mereka akan selalu senang ketika melihat pemiliknya pulang. Mereka akan menyapa dan menunjukkan betapa senangnya melihat pemiliknya sudah kembali ke rumah, hanya dengan bahasa tubuh.

Dr. Susan menyarankan, kenapa tidak mencontoh apa yang dilakukan anjing peliharaan tersebut. Ketika pasangan pulang, stop melakukan apapun yang sedang Anda lakukan. Sapa dia dengan baik dan lihat matanya, tunjukkan betapa Anda bahagia melihatnya. Sikap sederhana ini bisa berdampak besar untuk hubungan pernikahan Anda.

(eny/kik)


berita unik

Friday, March 16, 2012

4 Langkah Mudah Atasi Stres Dalam Pernikahan

Jakarta - Banyak orang bilang kalau pernikahan bahagia hanya pada tahun-tahun awal setelah menikah. Namun seiring berjalannya waktu, pekerjaan dan anak kerap kali seringkali menjadi pemicu stres.

"Stres akan mengakibatkan Anda berdua menjadi tidak sabar dan mempertahankan ego masing-masing sehingga sulit memecahkan masalah yang harusnya tidak rumit,” papar Catherine Cohan, P.hD, seorang psikolog di Penn State University, seperti yang dilansir dari Women’s Day. Maka dari itu, ada empat hal yang bisa dilakukan untuk menghilangkan stres dalam kehidupan ketika menikah. Apa saja?

1. Berempati
Coba Anda rasakan perasaan pasangan. Dengarkan masalah dan keinginan sang suami. Kendalikan diri, serta mengajak pasangan berdiskusi dengan tenang. Keluarkan semua rasa kasih sayang Anda, jangan menuruti ego yang sedang memuncak. "Bantu menenangkan perasaannya dan tidak mengajaknya berdebat. Biarkan suami merasa lebih rileks di samping Anda," tutur Leslie Campis, P.hD, seorang psikolog klinis.

2. Tunjukan Pada Suami Bahwa Anda Mendengar Keluhannya
Jauhkan smartphone dan remote TV ketika pasangan sedang berkeluh-kesah. Fokus dengan apa yang dikatakannya, kalau perlu,
perjelas lagi inti pembicaraan pasangan. Kemudian, pikirkan solusi terbaik atau memberikan saran agar suami lebih tenang. Dengan begitu, pasangan akan merasa dihormati, dihargai, dan dicintai oleh Anda.

3. Menyelesaikan Masalah Bersama-sama
Jika suami sedang menghadapi masalah yang membuatnya stres, coba Anda pelajari perlahan-lahan inti permasalahannya. Daripada hanya duduk manis menunggu suami menyelesaikan masalah tersebut, lebih baik Anda juga mengambil sikap.

Ajak suami untuk memecahkan masalah bersama-sama. Menurut Cheryl Gore-Felton, P.hD, seorang professor klinis dan psikolog di Stanford School of Medicine, "katakanlah pada pasangan, 'Ayo kita selesaikan masalah itu bersama-sama!' daripada hanya mendengarkannya saja".

4. Berikan Sentuhan
Stres atau penat yang dialami dalam rumah tangga mungkin tidak dapat hilang begitu saja, hanya sekedar saling cerita dan mendengarkan. Anda bisa luapkan rasa itu dengan memeluk atau menggandengnya ketika berada di tempat umum.

Hal ini dapat membuat perasaan lebih damai dan dicintai. Tidak hanya Anda, pasangan pun pasti juga merasakannya. "Berkomunikasi dengan saling menyentuh dapat mengurangi stres," ujar dokter Gore-Felton. Ketika sedang berjauhan, kirim email ke pasangan supaya bisa menumbuhkan rasa getaran yang membuat hubungan pernikahan semakin harmonis.

(eya/eny)


News Update

3 Aturan untuk Miliki Pernikahan Langgeng & Bahagia

Jakarta - Perceraian belakangan ini semakin marak terjadi. Anda tentu tak mau hal serupa menimpa pernikahan Anda. Jadi coba terapkan tiga hal ini untuk mendapatkan pernikahan yang langgeng dan bahagia.

Psikolog asal Amerika Serikat, Dr. Susan Orenstein memberikan tiga aturan berikut ini berdasarkan pengalamannya menangani berbagai kliennya yang pernikahannya hampir berakhir cerai. Psikolog lulusan Tempel University ini membantu mereka untuk kembali bersatu dengan menyarankan mereka melakukan tiga hal di bawah ini, seperti dipaparkannya pada Your Tango:

1. Jangan Lupakan Hal-hal Kecil
Sama seperti olahraga, kehidupan percintaan juga memiliki sifat bertahap. Anda mungkin bisa saja tidak punya waktu untuk berolahraga selama satu jam setiap harinya. Tapi kalau Anda melakukannya, setidaknya selama 15 menit di pagi hari dan 20 menit di siang hari, hasilnya tentu akan sepadan dengan olahraga satu jam.

Percintaan pun demikian, bangun kemesraan dengan pasangan meski hanya sebentar saja setiap harinya. Meskipun dilakukan sebentar, asalkan sering, cara tersebut bisa semakin menumbuhkan cinta di antara Anda dan pasangan.

Dr. Susan menjelaskan lagi, Anda bisa saja tidak punya waktu untuk melakukan liburan romantis bersama suami. Tapi Anda dan pasangan bisa saling menunjukkan perasaan cinta itu dalam kehidupan sehari-hari, melalui hal-hal kecil. Misalnya ketika pasangan menelepon, coba hentikan dulu apapun yang tengah Anda lakukan. Kalau memang Anda tidak sedang sangat sibuk, sempatkan untuk bertanya padanya soal hari yang baru saja dilaluinya. Menunjukkan perhatian ini sangat berarti bagi pasangan.

Di malam hari, Anda dan pasangan bisa saling mengobrol sebentar. Obrolan tersebut mungkin seputar update keseharian, anak, atau berita yang tengah hangat dibicarakan.

2. Waspadai Facebook atau Situs Jejaring Sosial Lain
Anda perlu mewaspadai dampak buruk Facebook terhadap hubungan pernikahan. Sudah bukan rahasia lagi kalau situs jejaring sosial itu bisa jadi salah satu penyebab retaknya rumah tangga.

Dr. Susan mengatakan ada beberapa aktivitas Anda yang nantinya justru dapat menjadi bumerang untuk Anda sendiri. Misalnya adalah berhubungan baik lagi dengan mantan kekasih. Kalau hubungan cinta Anda dengan si mantan dulu kandas secara baik-baik, bukan tidak mungkin benih asmara itu bisa tumbuh lagi.

Berikut artikel di wolipop soal bagaimana efek Facebook pada pernikahan. 3 Aktivitas di Facebook yang Buat Pasangan Cerai dan 5 Hal di Facebook yang Buat Suami-Istri Bertengkar.

3. Jadilah Seperti Anjing Peliharaan
Perhatikan bagaimana perilaku anjing peliharaan, mereka akan selalu senang ketika melihat pemiliknya pulang. Mereka akan menyapa dan menunjukkan betapa senangnya melihat pemiliknya sudah kembali ke rumah, hanya dengan bahasa tubuh.

Dr. Susan menyarankan, kenapa tidak mencontoh apa yang dilakukan anjing peliharaan tersebut. Ketika pasangan pulang, stop melakukan apapun yang sedang Anda lakukan. Sapa dia dengan baik dan lihat matanya, tunjukkan betapa Anda bahagia melihatnya. Sikap sederhana ini bisa berdampak besar untuk hubungan pernikahan Anda.

(eny/kik)


News Update

Sunday, March 11, 2012

1 dari 3 Wanita Terbentur Masalah Uang Saat Siapkan Pernikahan

Jakarta - Apa hal tersulit dalam mempersiapkan sebuah pernikahan? Berdasarkan riset dari para pembaca wolipop terungkap kebanyakan wanita sulit menyiapkan uang.

Wolipop menggelar survei secara online. Ada sekitar 140 responden mengikuti survei soal kesulitan yang dihadapi ketika menyiapkan pernikahan ini.

Dari survei kecil itu, 1 dari 3 wanita terbentur masalah dana ketika akan menggelar pesta pernikahan. Masalah dana ini memang jadi isu penting, karena bisa menguras semua isi tabungan Anda.

Melalui Facebook, pembaca wolipop bernama Dian Fitri mengungkapkan betapa soal dana ini menjadi masalah utama ketika menyiapkan pernikahan. "Memang awalnya kita ingin membuat suatu pesta yang sederhana saja. Tapi ujung-ujungnya dana pasti membengkak.. karena ingin yang macam-macam. Cewek mana sih yang nggak pengen pernikahannya berkesan," tulisnya.

Apakah masalah dana ini juga Anda alami? Wolipop pernah menuliskan beberapa tipsnya, misalnya: Trik Mudah untuk Menekan Biaya Pesta Pernikahan, 6 Cara Menggelar Pernikahan dengan Dana Terbatas, Tips Mempersiapkan Dana Pernikahan.

Selain soal dana, kesulitan lainnya yang umumnya dihadapi wanita saat akan menikah adalah menyatukan berbagai keinginan keluarga. Di Indonesia, sudah menjadi hal lazim, ketika menikah, artinya Anda harus melibatkan keluarga besar. Keluarga yang terlibat juga bukan hanya keluarga Anda, tapi juga keluarga calon suami.

Ada 28% wanita yang mengungkapkan soal kesulitan mempersatukan dua keinginan keluarga ketika akan menikah ini. Penyatuan keinginan tersebut semakin berat ketika Anda dan calon suami berbeda budaya.

"Menyatukan dua keinginan yang biasanya berbeda latar belakang budaya. Juga memahami keinginan orangtua karena di Indonesia,s ebuah pesta pernikahan adalah pesta keluarga yang biasanya juga menjadi hak mutlak orangtua," begitu tulis Lies R. Wiryosentono di akun Facebook wolipop.

Kesulitan lainnya yang juga dihadapi wanita ketika mempersiapkan pernikahan adalah menentukan tema. Ada 10% responden yang mengatakan soal sulitnya menentukan tema pernikahan ini. Selain tema, hal lainnya yang juga sulit diatasi adalah emosi, make-up dan baju serta urusan pendaftaran ke KUA.

(eny/kik)


berita unik

Kim Kardashian & Mantan Suami Ributkan Hadiah Pernikahan

Post this to your WordPress blog:


Post this to your Blogger blog:


Share to your Yahoo Mail contacts


Import Your Yahoo Messenger contacts


Share to your Yahoo Messenger contacts


Import Your Google Talk contacts


Share to your Google Talk contacts


Import Your Live Messenger contacts


Share to your Live Messenger contacts



berita unik